• Minggu, 25 September 2022

19 Lembaga GPS Layangkan Keberatan Atas Hasil Seleksi Anggota Bawaslu Sulut

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Enam nama calon anggota Bawaslu Sulut yang diprotes GPS karena didominasi pria.
Enam nama calon anggota Bawaslu Sulut yang diprotes GPS karena didominasi pria.

 



KLIKMANADO.COM-
Pengumuman Hasil Tes Kesehatan dan Wawancara calon anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara yang dikeluarkan oleh tim seleksi calon Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara No: 031/PGMN-TIMSEL/VIII/2022, tertanggal 2 Agustus 2022 sangat disayangkan oleh Gerakan Perempuan Sulut (GPS).

Pasalnya, hasil tersebut sama sekali tidak mempertimbangkan keterwakilan perempuan. Enam orang calon yang lolos semuanya laki-laki.

Apalagi, jika dilihat rekam jejak para peserta perempuan calon anggota Bawaslu Provinsi bahkan ada yang sudah menjabat ketua Bawaslu Kota Bitung dua periode, ketua pengawas Kecamatan. Juga untuk syarat pendidikan sangat mendukung.

Keterwakilan perempuan sebagai penyelenggara Pemilu sudah jelas diatur dalam UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 10 ayat (7) dan Pasal 92 ayat (11). Ketentuan itu seharusnya menjadi dasar pertimbangan bagi penguatan demokrasi yang berperspektif gender.

Tidak adanya keterwakilan perempuan dalam keanggotaan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara jelas merupakan sebuah kemunduran. "Bagaimana mungkin Bawaslu sebagai lembaga pengawas proses pemilu akan mewajibkan partai-partai politik melaksanakan afirmasi keterwakilan perempuan 30%, sementara Bawaslu sendiri tidak memiliki keterwakilan perempuan," ungkap Koordinator GPS Ruth Wangkai.

Selain itu, anggota GPS Vivi George mengatakan bahwa pihaknya juga mengajukan keberatan atas perilaku salah satu anggota Tim Seleksi yang tidak melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. "Bahwa yang bersangkutan tidak berada di tempat tugas selama proses tahapan sampai dengan keputusan penentuan calon anggota Bawaslu Sulut, karena sedang berada di luar negeri," ungkap George.

Berdasarkan 2 point di atas maka GPS menuntut Bawaslu RI:

1. Untuk menunda penetapan anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara sampai terpenuhinya keterwakilan perempuan sebagaimana diatur dalam perundang-undangan

2. Membatalkan keputusan Tim Seleksi Penerimaan Calon Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara untuk 6 calon tersebut.

Halaman:

Editor: Yinthze Gunde

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CEP Maju Senayan di 2024, Target Golkar 2 Kursi

Selasa, 26 Juli 2022 | 16:37 WIB
X