• Minggu, 25 September 2022

Boy Tumiwa: Relokasi Warga Korban Bencana Abrasi Pantai Amurang Harus Disertai Kajian

- Selasa, 5 Juli 2022 | 20:41 WIB
Anggota Komisi III Boy Tumiwa saat menyampaikan pendapatnya pada hearing bersama BPBD Provinsi Sulut, Selasa (5/7/2022). (YSL/Klikmanado)
Anggota Komisi III Boy Tumiwa saat menyampaikan pendapatnya pada hearing bersama BPBD Provinsi Sulut, Selasa (5/7/2022). (YSL/Klikmanado)

KLIKMANADO.COM- Komisi III bidang Pembangunan DPRD Sulawesi Utara menggelar rapat dengar pendapat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Provinsi, Selasa (5/7/2022) siang.

Masalah-masalah bantuan bencana, termasuk tindak lanjut bencana abrasi pantai Amurang, Minsel menjadi sorotan.

Berdasarkan penjelasan Kepala BPPD Provinsi Joy Oroh, ada 126 kepala keluarga yang menjadi korban bencana. Namun yang masuk ke laut itu kurang lebih 27 sampai 30 rumah.

Baca Juga: 120 Unit Hunian Sementara Dibangun untuk Relokasi 195 Warga Terdampak Abrasi Pantai di Minahasa Selatan

“Kemudian ada yang di pinggiran itu, yang memang sudah miring. Juga ada beberapa yang memang daerah yang berisiko. Jadi itu yang pindah sementara di pengungsian, namun untuk kepastian nanti dari pemerintah kabupaten/kota yang mendata. Jangan nanti ada yang cuma numpang,” ungkap Oroh.

Ia juga menegaskan bahwa untuk teknis yang menentukan mana yang akan mendapatkan rumah berada di tangan Pemda.

“Pemda yang verifikasi. Warga yang memang tinggal di situ dan ber-KTP Minsel atau warga setempat. Karena memang ada yang cuma ba jual,” tambah mantan Oroh.

Baca Juga: Turut Sepenanggungan, Pemkab Minut Salurkan Bantuan Bagi Korban Bencana Abrasi Pantai Amurang

Pernyataan ini pun langsung ditanggapi oleh anggota Komisi III Boy Tumiwa. Ia mengatakan semestinya data jelas sudah ada.

Halaman:

Editor: Yinthze Gunde

Tags

Artikel Terkait

Terkini

CEP Maju Senayan di 2024, Target Golkar 2 Kursi

Selasa, 26 Juli 2022 | 16:37 WIB
X