• Minggu, 25 September 2022

Kapolri Akui Motif Penembakan Brigadir J Belum Bisa Disimpulkan

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 23:44 WIB
Konferensi pers penetapan tersangka kasus tewasnya Brigadir J. (Pikiran Rakyat/M Rizky Pradila)
Konferensi pers penetapan tersangka kasus tewasnya Brigadir J. (Pikiran Rakyat/M Rizky Pradila)

 

KLIKMANADO.COM - Motif penembakan terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat masih diusut kepada saksi-saksi dan Putri Candrawathi-Istri Inspektur Jenderal Ferdy Sambo. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan mengenai pemantik kasus tersebut dari dugaan pelecehan seksual kepada Putri.

“Saat ini belum bisa kita simpulkan. Namun yang pasti ini jadi pemicu utama terjadinya pembunuhan. Untuk kesimpulannya, tim saat ini terus bekerja,” kata Kapolri saat konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (09/08/2022).

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan, ini Fitur Canggih Google Maps yang Sayang Untuk Dilewatkan

Sigit kemudian menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka, sehingga tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J menjadi empat orang. Keempat tersangka itu adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Brigadir Kepala Ricky Rizal atau Bripka RR, Kuwat atau KM, dan terakhir Irjen Ferdy Sambo.

Kapolri mengungkapkan hasil penyelidikan diketahui bahwa tidak ada peristiwa tembak-menembak, yang ada hanyalah penembakan terhadap Brigadir J oleh Bharada E yang diperintahkan oleh Irjen Pol Ferdy Sambo.

Baca Juga: Kelabui Petugas, Napi Lapas Bitung Kabur Saat ke Rumah Sakit

Keempat tersangka juga dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana Subsider, Pasal 338 Juncto, Pasal 55, dan Pasal 56 dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun

Sementara itu Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa keterangan awal Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) terkait dengan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) berdasarkan fakta di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kalau Karo kan menyampaikan fakta dari sumber yang datang ke TKP, yaitu Karo Provost dan Kapolres,” sebut Dedi.

Halaman:

Editor: Arther Royke

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

Teks Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi 2022

Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:52 WIB

Timsus Polri Periksa Ferdy Sambo Sebagai Tersangka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:55 WIB

Polri Sengaja Tak Beber Motif Penembakan Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:15 WIB

Kementan Sebar 800 Ribu Dosis Vaksin PMK

Rabu, 6 Juli 2022 | 22:16 WIB
X