• Minggu, 14 Agustus 2022

PBB Peringatkan Wabah Kelaparan yang Akan Menjalar ke Seluruh Dunia, Ini Penjelasannya!

- Kamis, 7 Juli 2022 | 23:10 WIB
Kantor PBB di Jenewa, Swiss (istimewa)
Kantor PBB di Jenewa, Swiss (istimewa)


KLIKMANADO.COM- Kasus Covid-19 yang melonjak pada tahun 2020, perang dan krisis iklim ternyata berdampak pada ancaman kelaparan di dunia. Bahkan ancaman kelaparan dan migrasi massal diprediksikan akan meningkat pada skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Terkait ancaman kelaparan seluruh dunia tersebut dilaporkan dengan runtut oleh PBB. Dimana tercatat hingga 828 juta orang atau hampir 10 persen dari populasi dunia, terkena dampak kelaparan tahun 2021, 46 juta lebih banyak dari tahun 2020, dan 150 juta lebih banyak dari tahun 2019.

“Ada bahaya nyata, angka-angka ini akan naik lebih tinggi dalam beberapa bulan ke depan,” kata Direktur Eksekutif WFP David Beasley, dilansir dari laman Al Jazeera, Kamis (7/7/2022).

Kemudian David Beasley menambahkan bahwa lonjakan harga makanan, bahan bakar, dan pupuk yang berasal dari perang, akan mendorong negara-negara dunia ke dalam wabah kelaparan.

“Hasilnya adalah destabilisasi global, kelaparan, dan migrasi massal dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita harus bertindak hari ini untuk mencegah bencana yang tengah mengancam ini,” katanya lagi.

Sementara koresponden Al Jazeera, James Bays, melaporkan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, bahwa temuan laporan itu membuat situasi yang sangat suram secara global.

"Pandemi COVID 19, konflik bersenjata di seluruh dunia, dan perubahan iklim dapat menciptakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama bagi mereka yang paling rentan," kata Bays.

“Beberapa di antaranya tentang pendanaan, dan jelas PBB tidak punya uang untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya lagi.

Ironisnya, sejumlah Otoritas belum mempunyai solusi konkret untuk mengatasi persoalan yang bakal mengguncang ini.

“Faktanya, Program Pangan Dunia harus mengurangi beberapa pasokan di beberapa negara, di mana orang-orangnya paling membutuhkan. Anda harus melihat, saya pikir, ke negara-negara terkaya di dunia,” tutupnya.

Halaman:

Editor: Yinthze Gunde

Sumber: Al Jazeera, Hops.ID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rakesh Jhunjhunwala, Crazy Rich India Meninggal Dunia

Minggu, 14 Agustus 2022 | 23:01 WIB

FBI Cari Dokumen Nuklir di Rumah Donald Trump

Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:47 WIB

35 Orang Terinfeksi LayVdi Timur China

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Konglomerat Ukraina Tewas Dalam Serangan Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 08:59 WIB

Sebelum Sri Lanka, 8 Negara ini Pernah Bangkrut

Jumat, 22 Juli 2022 | 10:44 WIB
X