• Minggu, 14 Agustus 2022

Puluhan Jenazah Migran Ditemukan Dalam Truk Kontainer, Peristiwa Penyelundupan Manusia Paling Mematikan di AS

- Rabu, 29 Juni 2022 | 10:50 WIB
Tumpukan jenazah yang diduga adalah imigran tanpa dokumen ditemukan oleh pemadam kebakaran di dalam sebuah kontainer yang diparkir dan ditinggal sopirnya. (Getty Images/BBC International)
Tumpukan jenazah yang diduga adalah imigran tanpa dokumen ditemukan oleh pemadam kebakaran di dalam sebuah kontainer yang diparkir dan ditinggal sopirnya. (Getty Images/BBC International)


KLIKMANADO.COM- Sebanyak 46 orang yang diyakini adalah migran-migran tak berdokumen ditemukan tewas di dalam sebuah truk kontainer yang ditinggalkan sopirnya di pinggiran Kota San Antonio, Amerika Serikat, Senin (27/6/2022) malam waktu setempat.

Para jenazah itu ditemukan oleh petugas pemadam kebakaran. Selain korban meninggal, ada 16 orang termasuk empat anak yang ddilarikan ke rumah sakit. Kondisi para korban selamat dalam sangat memprihatinkan karena mengalami serangan panas dan kelelahan.

San Antonio, yang berjarak 250 kilometer dari perbatasan AS-Meksiko, merupakan rute transit utama kartel penyelundup manusia.

Kelompok ini sering menggunakan truk untuk mengangkut migran tidak berdokumen. Mereka biasanya diangkut dari daerah terpencil setelah berhasil melewati aparat perbatasan dan menyeberang ke Amerika Serikat.

"Para korban yang meninggal ini memiliki keluarga... dan kemungkinan besar berusaha mereka tengah mencari kehidupan yang lebih baik," kata Wali Kota San Antonio, Ron Nirenberg.

"Ini sungguh tragedi kemanusiaan yang mengerikan," ujarnya.

Para petugas medis tidak mengira skala kematian dalam peristiwa ini begitu besar.

Petugas kedaruratan tiba di tempat kejadian sekitar pukul enam sore waktu setempat. Mereka mendapat laporan tentang keberadaan sejumlah mayat, kata kepala pemadam kebakaran San Antonio, Charles Hood.

"Kami tidak seharusnya membuka truk dan melihat tumpukan mayat di sana. Tak satu pun dari kami pernah membayangkan akan menghadapi situasi itu saat bekerja," ucap Hood.

Hood berkata, truk itu ditemukan dalam kondisi ditinggalkan pengemudinya. Kendaraan itu tidak memiliki pendingin udara. Air minum juga tidak ditemukan di truk tersebut.

Iklim San Antonio sangat panas selama musim panas. Senin kemarin suhu kota itu mencapai 39,4 derajat Celsius. Para korban diduga meninggal karena kelelahan dan dehidrasi.

Halaman:

Editor: Yinthze Gunde

Sumber: BBC.Com, BBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FBI Cari Dokumen Nuklir di Rumah Donald Trump

Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:47 WIB

35 Orang Terinfeksi LayVdi Timur China

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Konglomerat Ukraina Tewas Dalam Serangan Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 08:59 WIB

Sebelum Sri Lanka, 8 Negara ini Pernah Bangkrut

Jumat, 22 Juli 2022 | 10:44 WIB
X