• Selasa, 5 Juli 2022

Waspada Indonesia! Negeri Tetangga Singapura Hadapi Satu Kasus Cacar Monyet

- Rabu, 22 Juni 2022 | 12:23 WIB
Meslion, ikon Negera Singapura
Meslion, ikon Negera Singapura

KLIKMANADO.COM- Ini kabar yang perlu diwaspadai Indonesia. Negeri tetangga kita, Singapura baru saja melaporkan satu kasus impor cacar monyet yang berasal dari warga asing. Ini yang pertama terdeteksi di Asia Tenggara sepanjang wabah tahun ini.

Kementerian Singapura mengatakan, pasien terkonfirmasi cacar monyet itu berusia 42 tahun dan berasal dari Inggris. Dia merupakan pramugara yang sempat berada di Singapura pada 15-17 dan 19 Juni saat melakukan pekerjaannya. Adapun, dia dinyatakan positif cacar monyet pada 20 Juni.

Sebelumnya, dia mengalami sakit kepala pada 14 Juni dan demam pada 16 Juni. Gejala-gejala ini sempat teratasi, dia kemudian mengalami ruam kulit pada 19 Juni.

Baca Juga: Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Baru Gegara Kasus Harian Covid 19 Naik, Ini Isinya!

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan pria itu mencari pertolongan medis melalui konsultasi jarak jauh pada malam 19 Juni. Selanjutnya, dia dibawa ke NCID pada 20 Juni untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, pria tersebut dirawat di Pusat Penyakit Menular Nasional (National Center for Infectious Diseases/NCID) dan kondisinya stabil. Pelacakan kontak dengan pasien pun sedang berlangsung.

"Pelacakan kontak sedang berlangsung untuk penerbangan yang terkena dampak dan selama dia tinggal di Singapura. Selama periode ini, ia sebagian besar tetap berada di kamar hotelnya, kecuali untuk mengunjungi tempat pijat, dan makan di tiga tempat makan pada 16 Juni," tutur Kementerian Kesehatan dalam pernyataannya dikutip dari Channel News Asia, Rabu (22/6/2022).

Pada 21 Juni, 13 kontak dekat tercatat telah diidentifikasi. Semua kontak dekat akan ditempatkan di karantina selama 21 hari sejak kontak terakhir mereka dengan kasus tersebut.

Baca Juga: Bill Gates Kembali Terseret Tudingan Dalang Wabah Cacar Monyet, Apa Benar?

Halaman:

Editor: Yinthze Gunde

Sumber: Channel News Asia, CNBC

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabinet Malaysia Sepakat Hapus Hukuman Mati

Jumat, 10 Juni 2022 | 23:00 WIB
X